Manfaat Kulit Manggis

Kulit manggis

Manggis (Garcinia mangostana) adalah sejenis pohon hijau dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara (wilayah yang membentang dari Sumatera hingga Papua). Pohon manggis dapat tumbuh hingga 25 meter. Buahnya berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwana merah. Buah ini memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Di luar negeri buah ini dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.

Selain rasa buahnya yang manis dan banyak digemari, kulit dari buah manggis ternyata banyak mengandung manfaat. Bahkan sangat potensial untuk menambah kekuatan dan kesehatan fisik kita. Kulit manggis saat ini paling banyak dicari dan digunakan untuk dijadikan obat alternatif berbagai penyakit, serta dimanfaatkan dalam urusan kecantikan. Faktanya memang, kulit buah manggis mempunyai manfaat lebih banyak dibandingkan buahnya.

Kulit manggis mempunyai kandungan senyawa xanthone yang saat ini banyak dikembangkan dan diproduksi dalam bentuk sirup, yang kemudian lebih dikenal dengan nama sirup xanthone. Sirup ini sangat terkenal karena mengandung zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan senyawa ini memiliki sifat sebagai anti diabetes, anti kanker, anti peradangan, antibakteri, anti fungi, anti plasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Xanthone merupakan sekumpulan molekul biologi berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbo kembar untuk memberi kestabilan ke dalamnya. Lebih dari 200 xanthone terdapat di alam, dimana 40 diantaranya terdapat dalam buah manggis, terutama di bagian kulit buah manggis.

Continue reading

Advertisements