Telur COLUMBUS

Alkisah dalam sebuah cerita, Cristopher Columbus menghadiri suatu jamuan makan malam penganugerahan gelar kehormatan. Columbus mananyakan kepada semua hadirin apakah ada di antara mereka yang mampu membuat sebutir telur berdiri di ujungnya? Setelah semua orang mencoba dan gagal, mereka menyatakan bahwa adalah hal yang “TIDAK MUNGKIN” untuk membuat telur berdiri tegak. Columbus kemudian menempatkan telur kecil pada ujung meja, kemudian memecahkan sedikit kulitnya sehingga telur itu dapat berdiri tegak. Columbus kemudian berkata: “ Itu merupakan hal termudah di dunia. Setiap orang DAPAT mengerjakan itu, setelah ia menunjukkan BAGAIMANA.”

telur columbus

Sebenarnya Columbus tidak sedang ingin memamerkan keahliannya mendirikan sebuah telur, tetapi ingin menunjukkan proses belajar yang efektif. Mudah diingat dan sulit untuk dilupakan. Experiential learning. Terbukti sampai saat ini, telur Columbus begitu fenomenal. Mengapa mendirikan telur yang sederhana bisa menjadi fenomenal? Bahkan di abad teknologi informasi dan abad ruang angkasa ini? Ya!! Karena itu adalah sebuah penemuan, sebuah hal baru, sebuah pengungkapan formula.

Maltbie D. Babcock dalam buku Strategy for Success (Editors: Jim Dorman and John Maxwell, 1996­) menyatakan bahwa “Salah satu kekeliruan yang paling sering terjadi dan amat sangat disayangkan adalah pendapat bahwa keberhasilan hanya bisa diperoleh berkat bantuan orang-orang jenius, keajaiban, atau hal-hal lain yang tidak ada pada diri kita sendiri.” Padahal kita semua mampu meraih kesuksesan dengan apa yang kita miliki sendiri.

Yes, you can do it!!! ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s