Belajar Dari Angsa

Geese-in-V-formation-008

Kita telah mengetahui bahwa ada sejenis angsa yang mampu terbang ribuan kilometer melintasi samudera luas ketika mereka harus bermigrasi ke belahan bumi yang lain (utara ke selatan dan sebaliknya) akibat pergantian musim. Bagaimana hal itu dapat mereka lakukan? Padahal bila seekor angsa mencobanya sendiri ia tidak akan mampu melakukannya. Ia akan kelelahan dan terjatuh di tengah laut.

“Pelajaran dari Angsa” disampaikan pertama kali oleh Angeles Arrien pada event The 1991 Organizational Development Network berdasarkan hasil penelitian Milton Olson, dengan menghadirkan fakta-fakta sebagai berikut.

Fakta 1: ketika semua angsa mengepakkan sayap-sayap mereka, akan terjadi daya dorong ke atas (uplift) oleh udara. Dengan terbang membentuk formasi “V”, kawanan angsa itu dapat memperbesar jelajah terbang mereka hingga 71 % lebih jauh dibandingkan apabila seekor angsa terbang sendiri.

Fakta 2: bila seekor angsa keluar dari formasi, ia akan merasakan ada gesekan udara (drag) yang besar, yang membuat terbangnya terasa berat sehingga ia enggan menyendiri. Ia akan segera kembali ke formasinya, untuk mengambil keuntungan dari daya angkat udara yang dihasilkan oleh kawan-kawan didepannya.

Fakta 3: jika angsa yang paling depan lelah, ia akan berputar ke belakang dan masuk ke dalam untuk mengambil keuntungan dari daya angkat udara yang dihasilkan oleh kawan-kwan di depannya.

Fakta 4: angsa-angsa itu terbang dalam formasi bersuara nyaring (menyerompet) untuk memacu kawan di depannya agar tetap menjaga kecepatan mereka.

Fakta 5: jika seorang angsa menderita sakit, entah terluka atau tertembak jatuh, dua ekor angsa akan keluar dari formasi dan mengikuti untuk menolong dan melindunginya. Mereka akan tinggal bersama si korban hingga ia mati atau dapat terbang lagi. Lalu, mereka akan bergabung dengan formasi kawanan lain atau mengejar kelompoknya.

Inilah contoh luar biasa yang dipertontonkan alam sebagai fenomena yang biasa. Sebuah bukti bahwa hasil luar biasa dapat dicapai dengan cara biasa, cara yang disediakan alam sehari-hari, secara alamiah.

Kita memang bukan angsa yang secara otomatis disediakan naluri kerja sama oleh Sang Pencipta, tetapi kita dibekali hak isitimewa berupa akal untuk mempelajarinya dan budi untuk menetapkan pilihan terhadap penggunaan pengetahuan dari hasil pembelajran itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s