Bakso SAPI

baksoBakso daging adalah produk makanan berbentuk bulatan atau lain yang diperoleh dari campuran daging ternak (kadar daging tidak kurang dari 50 %) dan pati atau serealia dengan atau tanpa penambahan makanan yang diizinkan (SNI 1995). Bakso daging dibuat dengan bahan utama daging. Jenis daging yang biasa digunakan adalah sapi. Selain daging sapi, dapat juga digunakan daging kelinci, daging ayam, atau daging ternak darat lain.

Bahan baku bakso umumnya berasal dari daging paha belakang sapi, akan tetapi dapat juga dibuat dari bagian karkas lainnya. Untuk dibuat bakso sebaiknya digunakan daging yang benar-benar segar. Makin segar daging makin bagus mutu baksonya. Fadlan menyatakan bahwa daging sapi yang sebaiknya digunakan untuk membuat bakso adalah daging segar pre-rigor yang diperoleh setelah pemotongan hewan tanpa disimpan dahulu. Daging segar pre-rigor mengandung 12-15% protein aktin yang dapat larut dalam air dan garam encer sehingga mudah diekstrak. Sedangkan pada daging post-rigor, protein aktin dijumpai dalam jumlah sedikit karena aktin telah berikatan dengan miosin dan membentuk aktomiosin. Menurut Sari, daging sapi yang biasa digunakan untuk membuat bakso adalah daging penutup (top side), gandik (silver side) dan lemusir (cube roll).

Terdapat tiga ukuran bakso, yaitu ukuran besar, sedang, dan kecil. Bakso besar berukuran 40, yaitu satu kilogram berisi 40 butir bakso atau beratnya 25 gram setiap butir. Bakso sedang berukuran 50 (50 butir/kg), yaitu beratnya rata-rata 20 g/butir. Bakso yang kecil berukuran 60 atau beratnya sekitar 15-17 g. Selain itu, ada juga bakso yang berukuran lebih kecil lagi yang beratnya 10g/butir atau kurang sehingga satu kilogram berisi 100-120 butir bakso.

Cara membuat bakso sapi tidak terlalu sulit, bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain 250 gram daging, 100 gram es batu, 1 sendok makan garam, 40 gram sagu, 1 liter air mendidih. Pertama-tama daging dan es batu di blender hingga halus, tambahkan garam kemudian blender lagi hingga tercampur dan hancur. Masukkan tepung sagu, aduk rata. Siapkna dalam panci, 1 liter air mendidih. Ambil satu genggam adonan daging, buat bulatan, celupkan dalam air mendidih. Biarkan hingga bakso sapi mengapung dan berubah warna.

 

Referensi:

Fadlan, F. 2001. Mempelajari Pengaruh Bahan Pengisi dan Bahan Tambahan Makanan terhadap Mutu Fisik dan Organoleptik Bakso Sapi.  Skripsi Sarjana. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Sari, LP. 2005. Penambahan Tepung Germ Gandum, Bahan Pengawet, dan Pengemasan Vakum pada Bakso Sapi.  Skripsi Sarjana. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Wibowo S. 2006. Pembuatan Bakso Ikan & Bakso Daging. Penebar Swadaya : Jakarta.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s